Impoten Puisi (1) March 3, 2010
Posted by Bahtiar Baihaqi in Uncategorized.Tags: puisi porno?
trackback
Gairah yang membuncah tak kunjung menemu arah. Bisul belum jua pecah. Tak bisa dibilang loyo lantaran tak kunjung ada semburat dari pinto O. Bahkan tak ada yang meleleh meski banyak wilayah dijelajah. Mungkin lantaran lebih banyak lewat lamunan. Hasilnya pun sekadar angan-angan.
Namun kau terus berusaha melaju. Bukankah gairah itu tetaplah sebuah potensi, pikirmu?
Advertisement
Comments»
No comments yet — be the first.